Selayang Pandang BAF

Visi

Menjadikan Yayasan Bukit Asam  mandiri dalam mengelola pendidikan dan unit usaha secara profesional dan berwawasan Internasional

Misi

  • Menciptakan manajemen yayasan yang mandiri
  • Memfasilitasi terbentuknya sekolah unggulan berbasis pengembangan potensi, karakter dan berwawasan Internasional
  • Menyelenggarakan unit usaha yang mampu mendorong yayasan dan sekolah mandiri dan professional
  • Menciptakan yayasan, sekolah dan unit usaha yang berwawasan Internasional

Sejarah Singkat

Tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) adalah kewajiban. CSR sudah menjadi kebutuhan yang dirasakan bersama oleh dunia usaha, pemerintah dan masyarakat. Konsep tanggungjawab sosial perusahaan terus berkembang sebagai etika bisnis di lingkungan usaha yang didasari oleh etika, norma, regulasi dan hukum.

PT Tambang Batubara Bukit Asam, Tbk., sebagai BUMN di bidang tambang batubara, menyadari pentingnya tanggungjawab perusahaan itu. Sejak awal, perusahaan yang berkantor pusat di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, tersebut berkomitmen untuk menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat dan sekitarnya, sesuai dengan Visi Perusahaan yang antara lain menyatakan tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Terbitnya UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) yang mewajibkan bagi perusahaan yang mengekploitasi sumber daya alam untuk melaksanakan CSR mempertegas komitmen tersebut PT Bukit Asam (Persero), Tbk melaksanakan tanggungjawab tersebut melalui dua cara, yaitu dengan unit kerja khusus yang dinamakan Kemitraaan dan Bina Lingkungan (KBL) dan memfasilitasi organisasi indpenden yang pada dasarnya ‘mewakili’ pelaksanaan tanggungjawab sosial tersebut. Salah satu organisasi tersebut adalah Bukit Asam Foundation.

Sebelumnya, organisasi ini bernama Yayasan Sumber Daya dan Wilayah (YPSDW) yang kemudian menjadi induk yang membina dan mengelola SMA PTBA. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 25 Oktober 2006, YPSDW berubah nama menjadi Yayasan Keluarga Besar Bukit Asam (Yakasaba) yang dikukuhkan dengan SK Pendirian Kementerian HUM dan HAM No. C1134. HT.01.02 Tahun 2006.

Mengingat semakin luasnya peran dan fungsi yayasan, terutama dalam mewakili aktivitas-aktivitas tanggungjawab perusahaan PT Bukit Asam (Persero), Tbk Yakasaba kemudian berubah nama menjadi Bukit Asam Foundation. Perubahan nama yayasan tersebut mencerminkan pengelolaan kegiatan-kegiatan tanggunjawab perusahaan dengan cara-cara modern dan menyikapi tuntutan lingkungan yang semakin dinamis, usulan ini dinyatakan dalam Rapat Pembina Yakasaba pada Pebruari 2013 yang ditegaskan dengan Akta Notaris Nomor 8, tanggal 3 Pebruari 2012 yang ditandatangani Notaris Affuroh, SH. Salah satu keputusan rapat tersebut adalah usulan perubahan logo dan nama yayasan, dari Yakasaba menjadi Bukit Asam Foundation (BAF).